Tragedi Perdagangan Amoi Singkawang


Tragedi Perdagangan Amoi Singkawang

Buku ini mencoba mengupas fenomena “mengapa perdagangan amoi Singkawang terjadi, berlangsung hingga kini, dan sulit untuk dihapuskan?”  Memang, di satu sisi, perdagangan amoi mampu mengembangkan perekonomian Kota Singkawang. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut menyaratkan amoi sebagai tumbalnya. Banyak di antara amoi yang diperdagangkan mengalami penipuan, pemaksaan untuk menjadi pelacur, bahkan penyiksaan fisik dari para calo dan laki-laki Taiwan/Hongkong yang mengawininya.

Yogyakarta: Kerjasama Ford Foundation dengan
Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas
Gadjah Mada, 2004.
ISBN 979-8368-95-9

http://www.singkawang.us/modules.php?name=Content&pa=showpage&pid=38

8 Responses to “Tragedi Perdagangan Amoi Singkawang”

  1. reni Says:

    saya rasa tidak semua amoi skw di tipu oleh laki laki taiwan or hongkong

  2. ari Says:

    apa faktornya?tinadakan apa yangn sudah anda lakukan

  3. johnny Says:

    menurut saya amoi skw harus belajar mandiri dan berdikari sebab dengan demikian tradisi lama baru bisa diubah..

  4. tommy Says:

    buku ini adalah sampah,yg mau saya tanyakan di sini ,apakah penulis buku ini adalah benar2 orang singkawang,atau apakah saudara penulis menpunyai fakta2 yg konkrit tentang tema yg ditulisnya ,atau hanya mencari sensasi saja,buku ini seharusnya ngak layak dipublikasikan,terima kasih

  5. tjhang chok tjun Says:

    mungkin itu udah di takdirkan pada setiap manusia , mau menikah ama orang mana pun kalau nasipnya baik dan lingkungan nya baik dia akan menjadi orang yang berguna .

    kalau nasipnya kurang beruntung , tapi lingkungannya baik mungkin dia akan menjadi orang yang cukup ,

    kalau nasipnya beruntung , dari lingkungan kurang beruntung , maka orang ini akan jadi BUNTUNG

  6. tjhang chok tjun Says:

    janganlah berkata bergitu ….

    mana ada orang tuanya menjual anaknya demi harta ( berapa duitlah itu dia terima , beberapa tahun juga habis di pakai )

    setiap orang tua pingin anak perempuan menpunyai masa depan yang ceria ,

    mana ada orang tuanya menjual anaknya menjadi KOI MA ( Pelacur ) ,
    kalau orang tuanya tau anaknya jadi koi ma , akankah orang tua atau saudara di izinkan dia pergi ke negara ( Taiwan, hongkong,KL,sarawak,brunai,singapore)

    itu di sebabkan KESADARAN DIRI PADA ANAK PEREMPUANNYA .

    jadi janganlah buku itu di terbitkan ,akan di pandang RENDAH pada negara mana pun ….

    mendapatkan perkerjaan ( LUI / wang ) bukan caranya bergitu itu menghancurkan nama baik kota SINGKAWANG

    Coba aku tanya berapa persen yang setuju … dan tidak setuju …

  7. tjhang chok tjun Says:

    KALAU ORANG YANG TIDAK SETUJU … BOLEH KOMENTARIN SAYA PADA

    RAYMONDLIM_TEA@HOTMAIL.COM ( FRIENDSTER )

    KALAU ORANG YANG SETUJU SAYA UCAPIN KAM CIA NI TO TO

    CU FUK SAN KEU JONG ( FAT CAN KONG TA )

  8. WiLL(Skw Says:

    Saya stuju Dengan aPA kata bpk/saudara TJHANG CHOK TJUN

    Semua itu akan menghancurkan nama baik Kota SINGKAWANG
    sebenarnya kota singkawang itu indah!!

Leave a Reply